Definisi Sistem Basis Data

Normalisasi di Basis Data emerer.com
Normalisasi di Basis Data
5 June 2012

Definisi Sistem Basis Data

Definisi Sistem Basis Data emerer.com

Definisi Basis Data

Macam basis bilangan:

  1. Bilangan Biner.
  2. Bilangan Oktal
  3. Bilangan Hexsadecimal.
  4. Bilangan Desimal.

50, 60, 70 ?

Menurut James Martin(1975) :

“ A Database may be defined as a collection of interrelated data stored together without harmful or unnecessary redudancy to serve one or more aplications in an optimal fashion;

the data are stored so that they are independentof program with use of data ;

a common and controlled approach its used in adding new data and in modifying and retriving existing data within the database”

Dari definisi Martin tersebut basisdata memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi:

  1. Berorentasi pada data dan bukan berorientasi pada program.
  2. Data dalam basis data dapat berkembang dengan mudah baik volume maupun strukturnya.
  3. Data yang ada dapat memenuhi kebutuhan sistem sistem baru secara mudah.
  4. Data dapat digunakan dengan cara berbeda beda.
  5. Kerangkapan data/ redudancy minimal

Sedangkan pengelolaan data dalam file tradisional (file prossesing) banyak kelemahan:

  1. Hanya dapat digunakan oleh satu program aplikasi
  2. Berhubungan dengan suatu persoalan tertentu untuk yang direncanakan.
  3. Perkembangan data hanya mungkin terjadi pada volume data saja.
  4. Hanya dapat digunakan dengan satu cara tertentu saja.
  5. Kerangkapan data terlalu sering muncul.

 

 Definisi Sistem Basis Data

Sistem basis data (Martin, 1975) = sekumpulan subsistem yang terdiri atas basis data dengan para pemakai yang menggunakan basis data, teknik teknik untuk merancang dan mengelola basis data, serta sistem komputer untuk mendukungnya.

Sistem basis data mempunyai beberapa elemen penting yaitu :

  1. Basis data sebagai inti dari sistem basis data.
  2. Perangkat lunak untuk merancang dan pengelolaan basis data.
  3. Perangkat keras sebagai pendukung operasi pengolahan data.
  4. Manusia (brainware) sebagai pemakai atau spesialis informasi yang mempunyai fungsi sebagai perancangan atau pengelola.

Secara lebih luas perangkat lunak dapat dikategorikan dalam tiga bagian :

  1. Perangkat lunak sistem operasi, untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan hardware.
  2. Perangkat lunak bahasa / language software, menerjemahkan bahasa pemrograman ke bahasa mesin supaya dapat dimengerti komputer.
  3. Perangkat lunak aplikasi, program yang ditulis menggunakan language sofware untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu.

Komponen perangkat keras pendukung operasipengolahan data :

  1. Perangkat keras unit masukan.
  2. Perangkat keras unit keluaran
  3. Perangkat keras unit pengolahan/ CPU:
    1. Aritmetic and Logic Unit
    2. Control Unit.
    3. Main memory(RAM &ROM)
  4. Perangkat keras memory sekunder

 

Heirarki Data

  1. Sistem basis data, sekumpulan subsistem yang terdiri atas basis data dengan para pemakai yang menggunakan basis data, teknik teknik untuk merancang dan mengelola basis data, serta sistem komputer untuk mendukungnya.
  2. Basis data, sekumpulan dari bermacam tipe record yang memiliki hubungan antar record dan rician data terhadap objek tertentu.
  3.  File, sekumpulan record sejenis secara relasi yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder.
  1. Record, sekumpulan field/atribut/data item yang saling berhubungan terhadap objek tertentu.
    1. Fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap. Ex: linked list dengan array.
    2. Variabel length record, field dalam record yang memiliki ukuran berbeda. Metode penandaan.
  2. Data item / field / atribut, merupakan unit terkecil yang disebut data, yakni sekumpulan byte yang mempunyai makna
  3. Data angregate, merupakan sekumpulan data item/field/atribut dengan ciri tertentu dan diberi nama.

Contoh : Tempat- Tanggal_Lahir

  1. Byte, adalah bagian terkecil yangdialamatkan dalam memory. 1Byte = 8 bit.                                                         Dalam kode ASCII:
    Karakter 0 memiliki kode 48 => 0110000
    karakter A memiliki kode 65 => 1000001
  2. Bit, sistem biner yang terdiri dari dua macam yaitu 0 dan 1. Sistem biner merupakan dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin.

 

Muhammat Rasid Ridho
Muhammat Rasid Ridho
Suka Jalan jalan, Bermain Koding Program, Belajar Jaringan dan Berbagi Cerita. Jangan lupa tulis komentar di bawah ini ya teman teman ... ! [telp/wa 0831 8393 2425]

Leave a Reply

Your email address will not be published.